Wikipedia

Hasil penelusuran

Minggu, 25 Januari 2015

Cara Menggunakan Tablet, Cream & Suppositoria Ovula

Tema tulisan kali ini masih  sama yaitu cara penggunaan obat-obatan khusus. Intinya obat yang dimasukan melalui vagin* biasanya dalam bentuk tablet, cream atau suppositoria, ada yang menggunakan vaginal applikator (alat untuk memasukan obat kedalam vagin*) juga ada yang tidak menggunakan. Sedikit informasi tentang tablet ovula ini adalah suatu bentuk desain sediaan obat yang pemakaiannya melalui vagin*, berbentuk pipih, oval dengan salah satu ujungnya kecil. Tablet vagin* akan melebur didalam vagin* agar diserap oleh lapisan mukosa dinding vagin*. Jenis tablet ini dibuat untuk pengobatan anti jamur contohnya adalah anti jamur nystatin (fungicidin). Sekarang kita bahas bagaiman cara menggunakannya. Check This Out Bro,..
Catatan penting : obat ini hanya diberikan untuk wanita yang sudah menikah, sampaikan kepada dokter status anda apakah sudah menikah atau belum.
Pertama dan yang paling utama saat menggunakan obat-obatan adalah cuci tangan air mengalir dan sabun. Sediaan obat ini sama seperti kapsul suppositoria yang beberapa hari lalu kita bahas cara penggunaannya disini nih kalau belum baca klik  Cara Penggunaan Suppositoria.
cuci tangan

Kedua : Pastikan tablet/suppositoria Ovula masih berbentuk baik (tidak lembek) agar mudah saat dimasukan dengan aplikator atau tanpa aplikator. Cara agar tablet/suppositoria tetap dalam keadaan baik adalah menyimpannya di Lemari es bagian bawah freezer.

Ketiga : Gunakan obat ini pada waktu malam hari saat akan tidur, agar obat dapat diserap sempurna juga tidak keluar saat anda beraktivitas. farmatika
malam
Keempat : Bersihkan bagian luar vagin* menggunakan sabun (lebih baik menggunakan sabun bayi) keringkan setelahnya.
bersihkan vagina

Kelima : untuk cream vaginal, pasang aplikator pada tutup wadah/tube cream yang terbuka (lihat pada gambar). Tarik ujung aplikator untuk mengeluarkan cream obat sebanyak dosis yang diperlukan. Setelahnya lepaskan aplikator dari tube cream, bersihkan jika ada yang tersisa pada mulut tube lalu tutup kembali.
vaginal aplikator

Keenam : untuk tablet atau suppositoria, buka tablet dari pembungkus dengan cara seperti pada gambar lalu tempatkan pada ujung aplikator. Pastikan sisi tablet ovula yang ditaruh pada aplikator adalah sisi tumpul dari tablet ovula. (lihat gambar) cara membuka dan memasang tablet ovula
cara membuka kapsul ovula
cara membuka tablet ovula
aplikator vagina
cara memasang tablet ovula

Ketujuh : Masukan aplikator dengan posisi berdiri atau duduk dengan satu tangan menopang tubuh anda dan tangan lainnya memegang aplikator yang sudah dipasangi ovula. Kedua kaki ditekuk dengan posisi terbuka untuk memudahkan masuknya aplikator. (lihat pada gambar)
Cara menggunakan tablet, cream dan suppositoria vagina

Kedelapan : Masukkan ujung ovula dengan bantuan aplikator ke lubang vaginal. Setelah aplikator berada di dalam vaginal, tekan tuas pendorong pada aplikator untuk melepaskan ovula atau mengeluarkan cream ovula. Ukuran kedalamannya adalah batas panjang aplikator atau jika menggunakan jari maka sedalam ukuran jari telunjuk anda. (lihat gambar) diamkan (tidak beraktifitas setelah menggunakan obat) selama kurang lebih 10 menit agar obat dapat terserap sempurna.
Cara menggunakan tablet vagina
Cara menggunakan suppositoria vagina

Kesembilan : Jika aplikator dapat digunakan kembali maka cuci langsung menggunakan air mengalir dan keringkan. Jika aplikator hanya untuk pemakaian 1x sebaiknya langsung dibuang.
cara menggunakan cream vagina
Kesepuluh : cuci tangan anda kembali setelah selesai semua proses
cuci tangan

Jenis Aplikator Tablet, Cream Dan Suppositoria Vaginal
  1. Aplikator cream vaginal ukuran kecil
  2. Aplikator cream ovula ukuran besar
  3. Aplikator tablet ovula pipih
  4. Aplikator suppositoria ovula



Penting : Saat anda menggunakan obat anti jamur ovula
Lanjutkan pengobatan sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter atau pada label obat, biasanya pengobatan ovula karena jamur memerlukan waktu sampai 14 hari berturut-turut walaupun saat anda menstruasi. Saat menggunakan obat ovula ini sebaiknya tidak menggunakan tampon karena dapat menyerap obat-obatan sehingga efektivitas obat menurun. Penggunaan tampon akan menyebabkab interaksi obat antara tampon dan obat ovula tapi jangan khawatir begini cara menghindari interaksi obat. Semoga bisa dimengerti  penjelasan Cara Menggunakan Tablet, Cream Dan Suppositoria Ovula. Konsultasikan permasalahan obat-obatan anda pada Apoteker di Apotek atau di Rumah Sakit 

Maaf gambar yang terpasang bertujuan ilmiah dan tidak ada unsur pornografi

Sumber : American Society of Health-System Pharmacists | Guide to Good Prescribing, World Health Organization, Action Programme on Essential Drugs, Geneva

Sabtu, 27 Desember 2014

Cara Penggunaan Suppositoria

Kita akan mulai dengan tulisan ringan tentang cara penggunaan obat-obatan khusus.

Kita awali dengan cara penggunaan supositoria yang diartikan sebagai sediaan padat yang berbentuk seperti torpedo, bentuk ini memiliki kelebihan yaitu bila bagian yang besar masuk melalui otot penutup dubur, maka supositoria akan tertarik masuk dengan sendirinya. Umumnya, supositoria memiliki panjang ± 32 mm (1,5 inci), berbentuk silinder dan kedua ujungnya berbentuk seperti peluru tumpul. Berikut ini adalah cara penggunaan supositoria rectum atau supositoria yang dimasukan ke dubur.
Pertama : Cuci tangan anda dengan air mengalir yang bersih disertai sabun. Saran : gunakan air bersuhu normal (25 – 27 C) agar tangan anda tidak menjadi hangat saat membuka obat. Peningkatan suhu dapat melelehkan sediaan suppositoria.
Cuci Tangan

Kedua : Sebelum suppositoria dibuka dari pembungkus , pastikan suppositoria tersebut dalam keadaan keras untuk memudahkannya masuk dalam dubur/vaginal/uretra. Dunia Farmasi
Cara Menggunakan Suppositoria

Ketiga : Buka dengan hati-hati pembungkus suppositoria agar tidak merusak/mematahkan suppositoria.
Cara Menggunakan Suppositoria

Keempat : Tidak mematahkan suppositoria karena 1 suppositoria adalah 1 dosis obat, jika dipatahkan maka akan menjadi ½ dosis. obat
Cara Menggunakan Suppositoria

Kelima : Jika diresepkan untuk digunakan ½ dosis maka sebelum suppositoria dibuka, obat tersebut dibagi 2 (dua) dengan cara digunting menggunakan gunting/pisau yang sebelumnya dibersihkan (lebih baik menggunakan alkohol untuk membersihkan gunting/pisaunya). Cara Menggunakan Suppositoria
Cara Menggunakan Suppositoria

Keenam : Olesi bagian ujung suppositoria menggunakan lubrikan berbasis air (bisa dibeli di apotek) atau basahi dengan sedikit air matang.
Cara Menggunakan Suppositoria
Ketujuh : Posisikan tubuh anda seperti pada gambar, posisi sedikit miring ke kiri, kaki kanan dibagian atas lalu posisikan seperti pada gambar dibawah ini.
Cara Menggunakan Suppositoria
Kedelapan : Gunakan tangan kiri untuk membuka mulut dubur lalu tahan.
Cara Menggunakan Suppositoria

Kesembilan : Masukan suppositoria kedalam dubur dengan posisi bagian ujung suppositoria terlebih dahulu.Masukan dengan jari telunjuk/jari tengah tangan kanan sedalam 1 cm (anak-anak) – 5 cm (dewasa) atau seukuran telunjuk orang dewasa.

Kesepupuh : Diamkan selama beberapa menit (5-10 menit) pada posisi tetap tiduran, agar obat dapat meleleh dan diserap sempurna oleh pembuluh darah dan mencegah suppositoria keluar dari dubur.
Cara Menggunakan Suppositoria
Kesebelas : Setelah selesai cuci kembali tangan anda dan keringkan. Cara Menggunakan Suppositoria
Cuci tangan



Nah selesai penjelasan cara menggunakan suppositoria. Mudah-mudahan sobat semua mengerti.

Sumber : American Society of Health-System Pharmacists dengan perubahan


Minggu, 05 Oktober 2014

Swamedikasi

Swamedikasi menjadi alternatif yang diambil masyarakat untuk meningkatkan keterjangkauan pengobatan. Pada pelaksanaannya swamedikasi dapat menjadi sumber terjadinya kesalahan pengobatan (medication error) karena keterbatasan pengetahuan masyarakat akan obat dan penggunaannya. Masyarakat cenderung hanya tahu merk dagang obat tanpa tahu zat berkhasiatnya Menurut WHO, peran swamedikasi adalah menanggulangi secara cepat dan efektif keluhan yang tidak memerlukan konsultasi medis mengurangi beban pelayanan kesehatan pada keterbatasan sumber daya dan tenaga, serta meningkatkan keterjangkauan masyarakat yang jauh dari pelayanan kesehatan

Di tengah himpitan ekonomi saat ini apa lagi adanya kebijakan pemerintah menaikan harga BBM yang akan berimbas pada kenaikan komoditi kebutuhan dasar manusia, banyak masyarakat berupaya melakukan pengobatan terhadap dirinya sendiri (swamedikasi). Karena jika harus pergi ke dokter maka pasien dibebankan biaya diagnosa dan lagi jika diresepkan obat yang harganya tidak sedikit, inilah alasan yang mendasar mengapa banyak masyarakat masih tetap mengandalkan self medication/swamedilasi atau pengobatan sendiri tanpa dibekali keilmuan terkait obat-obatan dan penyakit yang memadai.
Perlu ditegaskan dalam hal ini adalah tidak semua penyakit dapat ditangani hanya oleh pengobatan sendiri, penyakit yang boleh diobati sendiri oleh orang awam memiliki ciri :
  1. Penyakit bersifat ringan seperti demam 1-2 hari, jika demam sudah lebih dari 3 hari maka diharuskan periksa lebih lanjut kepada dokter, dan harus waspada jika demam sampai kejang maka diwajibkan dibawa ke Rumah Sakit atau klinik terdekat.
  2. Flu dan batuk ringan biasanya sembuh +/- 1 minggu lebih dari itu sebaiknya menemui dokter untuk diagnosa lebih lanjut karena ditakutkan teridentifikasi TBC
  3. Diare ringan selama beberapa hari tetapi jika disertai demam lebih dari 3 hari disarankan menemui dokter
  4. Sakit kepala ringan biasanya sembuh setelah beristirahat/tidur
  5. Sembelit/konstipasi dan sukar tidur
Beberapa penyakit diatas dapat dikategorikan penyakit ringan dan dapat dilakukan pengobatan sendiri tetapi jika sudah melebihi batas waktu dari penyakit tersebut saya sarankan  menemui dokter untuk diagnosa lebih lanjut. Tetapi sangat disayangkan banyak ditemukan kesalahan dalam proses swamedikasi di masyarakat .

tidak semua orang mampu menerapkan praktik pengobatan diri sendiri (swamedikasi) secara benar, beberapa contoh kesalahan yang lazim dilakukan masyarakat dalam mengobati dirinya sendiri :
Mengobati flu, batuk, pilek dengan antibiotika biasanya antibiotik amoxicillin 500 mg.
  • Perlu diketahui bahwa flu, pilek dan biasanya disertai batuk disebabkan oleh virus bukan oleh bakteri, sedangkan amoxicillin 500 mg adalah obat yang ditujukan sebagai anti bakteri sehingga tidak ada relevansinya antibiotik untuk mengobati virus flu. Perlu dicermati penggunaan obat yang tidak tepat tidak ada manfaatnya bagi tubuh bahkan dapat merugikan karena efeksamping dari Amoxicillin yang muncul.

Penggunaan vitamin melebihi dosis
hasil riset The National Cancer Institute di Amerika Serikat menunjukkan bahwa orang yang setiap hari mengonsumsi lebih dari 1 macam multivitamin lebih besar risikonya menderita kanker prostat. Meskipun kebenaran hasil penelitian tersebut masih diperdebatkan kalangan ilmuwan. Karena sebenarnya tubuh hanya memerlukan vitamin dalam dosis sangat kecil tiap harinya daripada dosis vitamin yang beredar dipasaran seperti vitamin C 1000 mg padahal secara umum orang dewasa dengan BMI normal hanya membutuhkan sekitar 75 – 90 mg vitamin C per hari dan akan terpenuhi jika kita mengkonsumsi buah atau sayuran setiap hari.

Menyisakan obat untuk "sakit yang akan datang"
Banyak pasien yang tidak menghabiskan obat yang diresepkan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Misalnya, obat yang seharusnya dihabiskan dalam waktu 5 hari, namun hanya diminum sampai hari ke dua (karena merasa badan sudah membaik), lalu sisanya disimpan dan dipakai kalau penyakitnya kembali kambuh. Kesalahan ini akan berakibat fatal pada peresepan obat yang tergolong antibiotik karena aturan dasar antibiotik adalah diminum sesuai jadwal jangan sampai overdose (dosis berlebih) atau underdose (dosis kurang) dan diminum sampai habis walaupun sudah merasa penyakit membaik. Kesalahan ini dapat berakibat pada lama waktu sembuh pasien dapat lebih panjang dan lebih jauh dapat menyebabkan resistensi bakteri. 

Menggunakan obat orang lain
Kesalahan ini juga sering didengar saya di kampung “coba pakai obat punya saya, sakitnya sama seperti itu. baru minum 2 tablet sudah sembuh” kesalahpahaman ini susah untuk dirubah karena sudah menjadi semacam paradigma di masyarakat awam bahwa orang lain dapat menjadi panutan tentang kesehatan walaupun orang lain tersebut bukan berasal dari kelilmuan kesehatan.  meskipun penyakit yang kita derita sama dengan orang lain, tetapi belum tentu obat dan dosisnya Karena tingkat keparahan penyakit setiap orang berbeda-beda serta tidak ada data pasti jika penyakit yang diderita memang sama karena masyarakat awam hanya melihat secara fisik yang terlihat saja padahal kita tidak tahu kemungkinan ada komplikasi dengan penyakit lain. 

Membeli obat keras tanpa resep dokter
Jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, akses mendapatkan obat di Indonesia masih terlalu mudah. Bahkan obat yang seharusnya hanya dapat dibeli dengan resep dokter, dapat dengan mudah didapatkan di apotek bahkan di toko obat. Ada beberapa kriteria yang memperbolehkan Apoteker menyerahkan obat keras tanpa resep dokter. Tetapi banyak juga jenis obat yang hanya boleh diberikan harus dengan resep dokter seperti obat golongan narkotik dan psikotropik.

Mengobati sendiri penyakit berat
Sampai saat, ini masih ada sebagian masyarakat yang lebih percaya pengobatan tradisional ketimbang pergi ke dokter, khususnya dalam mengobati penyakit berbahaya seperti misalnya, kanker, diabetes, jantung. Ada berbagai pengobatan alternatif di Indonesia mulai dari herbal, jamu sampai pengobatan secara ghaib (di luar nalar manusia), untuk penyakit yang tergolong berat sebaiknya langsung konsultasikan dengan dokter untuk mendiagnosa tingkat keparahan dan konsultasikan kepada Apoteker terkait pengobatan yang diresepkan dokter untuk memaksimalkan terapi.


Penggunaan Obat Herbal/Jamu berlebihan
Banyak sekali yang memberitakan bahwa jamu atau obat herbal dengan embel-embel back to nature “tidak ada efek sampingnya” menurut saya hal tersebut adalah pembodohan masyarakat yang sekarang seperti dibiarkan saja, apakah semua yang berhubungan dengan back to nature adalah suatu kebaikan untuk tubuh kita? Apakah jamu atau obat herbal tidak ada efek samping sama sekali ? bahkan ada beberapa acara talk show di TV nasional yang menyatakan dengan sangat jelas obat tradisional/jamu/herbal tidak ada efek samping. Hal tersebut sangat tidak benar semua tanaman herbal dapat menimbulkan efek samping yang membahayakan jika dikosumsi dalam dosis yang berlebihan seperti halnya obat kimia jika diminum dengan aturan tepat dosis dan tepat indikasi penyakit maka efek samping yang timbul dapat dihindari. Jadi obat tradisional/jamu maupun herbal maupun obat kimia terdapat efek samping jika diminum secara berlebihan.



Setelah anda mengetahui kesalahan-kesalahan tersebut maka sebaiknya anda menemui seorang ahli dalam bidang kesehatan seperti kepada Dokter dalam mendiagnosa penyakit dan Apoteker untuk berkonsultasi terkait pengobatan penyakit, jika dirasa penyakit yang dialami terasa lebih “berat” semoga Artikel ini bermanfaat.


Dari berbagai Sumber

Selasa, 16 September 2014

Obat Segala Penyakit

Semua orang tidak ada yang suka dengan penyakit, tetapi dalam proses hidup ini tidak ada manusia yang sehat selamanya, manusia mulia seperti Rasulullah pun pernah sakit. Sampai saat ini sudah ditemukan berbagai macam obat kimia dan obat herbal, tetapi tidak untuk semua penyakit. Obat ini untuk sakit ini dan obat itu khusus untuk penyakit itu dan seterusnya. Tapi tahukah anda ada suatu zat/obat untuk semua jenis penyakit dan ternyata 100% tanpa efek samping pada pemakaian normal.

Plasebo (dari bahasa Latin yang artinya “saya harus nyaman” atau “saya akan senang”) makna ini mengacu pada suatu fakta bahwa suatu keyakinan atas efektivitas dari suatu penanganan/pengobatan akan dapat membangkitkan harapan yang membantu mereka/pasien untuk menggerakkan diri sendiri agar menyelesaikan suatu masalah/penyakit yang dialami  tanpa melihat apakah substansi yang mereka terima adalah aktif secara kimiawi atau tidak. Pada dasarnya placebo merupakan proses pengobatan dengan sugesti tapi efek menyembuhkannya bisa lebih dahsyat dari obat sebenarnya.Apakah placebo itu yang disebut sebagai obat semua jenis penyakit ? ternyata bukan juga sob.
Dalam pengertian farmasi Plasebo adalah sediaan obat tanpa efek farmakologi berbentuk (tablet, kapsul, cairan) obat ini khusus diberikan untuk menenangkan pasien yang menurut diagnosa dokter tidak menderita gangguan organis atau untuk meningkatkan moral keyakinan pasien karena penyakit yang tidak bisa disembuhkan tetapi bisa dikontrol seperti Diabetes & Hipertensi. Manfaat lain dari obat placebo adalah dalam proses penelitian medis tentang kemoterapi, dengan membandingkan efek dari obat aktif dan plasebo, peneliti dapat menentukan apakah obat memiliki efek khusus di luar yang diharapkan. Zat inaktif dalam placebo umumnya berisi laktosa dan zat tambahan lain untuk membentuk suatu serbuk kapsul atau tablet tanpa zat aktif obat sama sekali, berbentuk kecil dan warna seperti layaknya obat asli.
Efek placebo yang sudah diketahui paling nyata adalah pada penderita lupus, penelitian menggunakan obat lupus dan placebo untuk mengurangi nyeri, ternyata setelah 2 minggu pasien yang minum placebo merasa tubuhnya lebih baik daripada pasien yang diberikan obat asli. Penelitian lain menyatakan obat plasebo dapat memperbaiki kondisi penyakit sekitar 33-37% untuk mengurangi rasa sakit, depresi, gelisah, penyakit Parkinson, gangguan inflamasi. Tetapi pada penelitian placebo untuk penyakit maag tidak menunjukan signifikasi efektivitasnya. Sampai saat ini mekanisme placebo dalam menyembuhkan atau mengurangi gejala penyakit belum diketahui, para ahli masih berpedoman pada efek sugesti/efek psikologis keyakinan yang diberikan kepada pasien bahwa obat yang diberikan dapat menyembuhkan.
Banyak penelitian yang melibatkan penggunaan obat placebo menunjukan obat placebo memiliki efek terapi seperti obat aslinya. Berdasarkan penelitian ini dibuat daftar kondisi medis untuk pengobatan dengan placebo antara lain
  • ADHD (sindrom hiperaktif pada anak)
  • Amalgam fillings (istilah kedokteran gigi)
  • Ansietas (kecemasan)
  • Asma
  • Autis dan masalah kebiasaan buruk anak
  • Tumor jinak prostat
  • Binge eating disorder (Gangguan makan berlebih)
  • Bipolar
  • Batuk
  • Depresi
  • Dyspepsia
  • Epilepsi
  • Alergi makanan
  • Gastric and duodenal ulcers
  • Sakit kepala
  • Hipertensi sedang dan berat
  • Migrain
  • Mual dan muntah
  • Parkinson
  • Nyeri sebelum menstrual
  • Nyeri reumatik
  • Sexual dysfunction: women
Walaupun sudah ada banyak penelitian yang membenarkan efek placebo, Amerika dan Inggris  menyatakan bahwa penggunaan plasebo tanpa persetujuan pasien tidaklah etis. Tetapi menurut Asosiasi Medis Jerman, obat plasebo tidak memiliki efek samping yang buruk dan bisa menjadi harapan terakhir untuk pasien yang mau berjuang keras untuk sembuh. Menurut saya mungkin alasan Amerika dan Inggris adalah dikhawatirkan adanya praktek kecurangan dari oknum dokter dengan meresepkan obat tanpa zat aktif (placebo) tetapi pasien tetap membayar dengan harga seperti obat dengan zat aktif. Hal ini tentunya akan sangat merugikan pasien karena hal tersebut termasuk dalam tindak penipuan.
Imajinasi otak tentang keyakinan atas sesuatu hal akan menyembuhkan yang tertanam pada otak bisa memberikan perubahan biologis dan mempengaruhi tingkat pesan kimiawi dan hormon stres yang menandakan rasa sakit dan kesenangan. Emosi juga dapat mempengaruhi perubahan psikologi. Contoh yang terjadi di Indonesia adalah anak yang terkena sakit batuk dan sesak biasanya akan akan menangis yang membuat saluran udara mengeras sehingga menyulitkan bernapas. Banyak orang percaya bahwa dengan kabut/embun dingin di pantai pada pagi hari akan dapat menyembuhkan dan ternyata banyak yang membuktikannya. Namun ketika diteliti tenyata hal tersebut sebenarnya tidak ada hubungannya antara embun pagi di pantai dengan kesembuhan sesak napas. Adanya efek plasebo menunjukkan pentingnya keyakinan, pikiran, dan jiwa kita dalam proses penyembuhan. Itulah sebabnya mengapa kita harus yakin pada obat yang diberikan dokter dan Apoteker. Keyakinan itu akan membuat kita sudah 50% dari proses penyembuhan apa lagi jika disertai dengan ber’doa kepadaNya meminta kesembuhan sebelum minum obat.
Obat semua jenis penyakit itu adalah keyakinan pikiran, dan jiwa yang kuat dan bersih atas kesembuhan yang diberikan oleh-Nya melalui placebo yang sebenarnya tidak berefek apa-apa, karena hanya dari-Nya Penyakit dan Obatnya berasal.
Sumber : Psikologi Abnormal | Obat-Obat Penting | Gen Tuhan | Wikipedia

Kamis, 14 November 2013

Makanan Untuk Mengatasi 7 Masalah Kesehatan

Makanan sehat adalah salah satu obat terbaik di bumi ini. Selain itu, makanan sehat dapat mengatur setiap fungsi biologis tubuh anda. Ada berbagai masalah kesehatan yang bisa diatasi dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat tertentu.

1. Permasalahan : Kembung

Solusi: Konsumsi buah dan sayuran berair
Ketika anda merasa kembung, anda mungkin tidak berselera untuk mengonsumsi makanan berair. Namun menurut Elizabeth Somer, RD, penulis buku “Food & Mood”, mengonsumsi makanan seperti melon, mentimun, dan seledri adalah cara terbaik untuk membersihkan sistem pencernaan anda. Kembung bisa disebabkan akibat kebanyakan mengonsumsi natrium yang bisa menahan air untuk mengencerkan darah. Makan makanan yang mengandung banyak air dapat membantu proses pengenceran, sehingga tubuh dapat mengeluarkan kelebihan natrium dan air.

Konsumsi juga buah pepaya
Kembung juga bisa menjadi tanda bahwa usus anda terganggu. “Jika anda tidak teratur membuang gas (kentut), maka pepaya bisa membantu mengatasi permasalahan ini”, ujar Dharma Singh Khalsa, MD, penulis buku ‘Food as Medicine’. Makan secangkir buah pepaya beberapa kali dalam seminggu bisa membantu meremajakan sistem pencernaan anda. Hal ini berkat enzim papain pada pepaya, yang berperan dalam memecah protein. Serat juga dapat membantu mendorong makanan melalui usus dan menyehatkan sistem pencernaan.

2. Permasalahan : Suasana hati naik-turun

Solusi : Sarapan pagi
Orang yang selalu menyempatkan sarapan pagi diketahui memiliki suasana hati dan berproduktivitas lebih baik di tempat kerjanya. Para peneliti Inggris menemukan bahwa orang yang melewatkan sarapan pagi cenderung memiliki daya ingat yang kurang baik dan mudah lelah. Sarapan yang optimal adalah dengan mengonsumsi gandum (untuk memasok glukosa ke otak) dan makanan berprotein (untuk memberikan efek kenyang dan menjaga kadar gula darah agar tetap stabil). Jangan lupa melibatkan juga buah dan sayuran.
Konsumsi makanan yang mengandung selenium
Mineral selenium yang terkandung dalam tuna, telur, kalkun dan kacang Brazil dapat membantu kondisi tubuh tetap stabil. Wanita yang tidak cukup mendapatkan asupan selenium lebih rentan mengalami depresi. Hal ini dikarenakan selenium sangat penting untuk memproduksi hormon tiroid, hormon yang mengatur metabolisme dan suasana hati. Tidak perlu banyak mengonsumsinya, makan 3 ons tuna kaleng sudah dinilai cukup.

3. Permasalahan : Jerawat

Solusi : Makan bawang
Anda berjerawat? Antioksidan dalam bawang dan sayuran yang kaya belerang lainnya bermanfaat dalam mengatasi peradangan pada jerawat, kata Valori Treloar, MD, seorang dokter kulit di Newton, Massachusetts, Amerika Serikat. Sulfur dalam bawang dan daun bawang dapat membantu menghasilkan molekul detoksifikasi yang disebut glutathion, di mana penelitian pada tahun 2011 menemukan bahwa kurangnya glutathion banyak dijumpai pada kulit orang-orang yang rentan terhadap jerawat. Antioksidan ini bisa bekerja sangat ampuh bila bawang dimakan mentah atau dimasak sebentar. Vitamin B6, B12, dan folat juga diketahui dapat meningkatkan kadar glutathion.

 4. Permasalahan : Jetlag

Solusi: Jangan ngemil di pesawat
Salah satu rahasia mengejutkan dalam menghindari sakit kepala, lekas marah, dan sakit perut akibat jetlag adalah dengan ‘berpuasa’ selama beberapa jam sebelum tiba di tempat tujuan Anda. Hal ini karena ketika anda makan selama perjalanan di pesawat akan mempengaruhi ritme sirkadian anda. Misalnya anda sedang keluar negeri, menuju negara yang jauh jaraknya dari Indonesia. Di pesawat, sebisa mungkin untuk tidak makan, namun perbanyak minum air. Sesuaikan jam anda dengan waktu negara yang anda tuju dan kemudian makanlah makanan yang tinggi protein pada pukul 7 pagi, di manapun anda berada selama perjalanan. Puasa akan menguras energi tubuh, sehingga ketika anda makan makanan tinggi protein keesokan paginya, tubuh anda akan terasa segar dan lebih berenergi.

5. Permasalahan : Susah tidur dan gelisah

Solusi : Ngemil makanan berkarbohidrat kompleks
Makan malam mendekati waktu tidur memang sebaiknya dihindari agar mencegah terjadinya obesitas. Namun menerapkan aturan ini dengan ketat bisa membuat susah tidur. Perut yang keroncongan akan membuat anda gelisah dan susah tidur. Solusi terbaik adalah dengan mengemil camilan sehat yang mengandung karbohidrat kompleks 30-60 menit sebelum tidur. Pilihan terbaik adalah gandum utuh, keju, kerupuk gandum, kacang almond, dan pisang.

Alternatif : Buah Ceri
Apabila pilihan diatas tidak anda sukai, anda bisa mengonsumsi buah ceri, baik itu dimakan langsung atau dibuat menjadi jus. Ceri memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu memproduksi sitokin, sejenis molekul sistem kekebalan tubuh yang dapat membantu tidur. Selain itu, ceri juga mengandung melatonin, sebuah hormon yang memberi sinyal pada tubuh untuk segera tidur.

6. Permasalahan : Sindrom Prahaid (PMS, premenstrual syndrome)

Solusi : Makan makanan yang mengandung zat besi
Wanita akan lebih rentan mengalami gejala-gejala pramenstruasi jika kekurangan zat besi, menurut sebuah penelitian terbaru. Untuk menghindari gejala emosi, psikologis, fisik yang berhubungan dengan siklus menstruasi, konsumsilah sereal yang diperkaya zat besi. Anda juga bisa mengonsumsi 4 miligram kacang putih dan 3 miligram tumis bayam segar.

7. Permasalahan : Kulit terlalu sensitif terhadap matahari

Solusi : Makan makanan yang mengandung karotenoid
Sensitivitas kulit terhadap matahari juga bisa dipengaruhi oleh makanan yang anda makan. Mikronutrien yang bernama karotenoid, yang banyak ditemukan dalam buah dan sayuran, dapat melindungi kulit terhadap sengatan matahari. Menurut Wilhelm Stahl, PhD, seorang profesor biokimia di Heinrich Heine University di Düsseldorf, Jerman, asupan karotenoid yang cukup di dalam tubuh anda dapat menyerap sinar UV dan mencegah kerusakan kulit.
Karotenoid yang paling ampuh adalah beta-karoten, banyak ditemukan di dalam wortel, endive(andewi), dan bayam. Karotenoid lainnya adalah likopen, yang banyak ditemukan dalam semangka dan tomat. Perlu diingat bahwa efeknya tidak seketika. Anda perlu mengonsumsi makanan kaya karotenoid setidaknya selama 10-12 minggu untuk mendapatkan manfaat penuh. Namun kesabaran anda akan dibayar lunas dengan sehatnya kulit yang kebal terhadap kerusakan akibat sinar matahari dan keriput.



Selasa, 10 September 2013

Osteoarthritis

Definisi

Osteoarthritis adalah tipe dari arthritis yang disebabkan oleh kerusakan atau penguraian dan akhirnya kehilangan tulang muda (cartilage) dari satu atau lebih sendi-sendi. Cartilage adalah senyawa protein yang melayani sebagai "bantal" antara tulang-tulang dari sendi-sendi. Osteoarthritis juga dikenal sebagai degenerative arthritis. Dari 100 tipe yang berbeda dari kondisi-kondisi arthritis, osteoarthritis adalah yang paling umum, mempengaruhi lebih dari 20 juta orang-orang di Amerika. Osteoarthritis terjadi  ketika kita menua. Sebelum umur 45 tahun, osteoarthritis terjadi lebih sering pada pria-pria. Setelah umur 55 tahun, ia terjadi lebih sering pada wanita-wanita. Di Amerika, semua ras nampaknya sama dipengaruhi. Kejadian yang lebih tinggi dari osteoarthritis ada pada populasi Jepang, sementara orang-orang hitam Afrika Selatan, East Indians, dan China Selatan mempunyai angka-angka yang lebih rendah.
Osteoarthritis umumnya mempengaruhi tangan-tangan, kaki-kaki, tulang belakang (spine), dan sendi-sendi yang menahan berat yang besar, seperti pinggul-pinggul dan lutut-lutut. Kebanyakan kasus-kasus dari osteoarthritis mempunyai penyebab yang tidak diketahui dan dirujuk sebagai osteoarthritis primer. Ketika penyebab dari osteoarthritis diketahui, kondisinya dirujuk sebagai osteoarthritis sekunder. Osteoarthritis adakalanya disingkat sebagai OA.

Penyebab

Osteoarthritis primer kebanyakan dihubungkan dengan menua, isi air dari cartilage meningkat, dan susunan protein dari cartilage degenerasi. Akhirnya, cartilage mulai degenerasi dengan mengelupas atau membentuk crevasses yang kecil. Pada kasus-kasus yang telah lanjut, ada kehilangan total dari bantal cartilage antara tulang-tulang dari sendi-sendi. Penggunaan yang berulangkali dari sendi-sendi yang terpakai dari tahun ke tahun dapat mengiritasi dan meradang cartilage, menyebabkan nyeri dan pembengkakan sendi. Kehilangan dari bantal cartilage menyebabkan gesekan antara tulang-tulang, menjurus pada nyeri dan pembatasan dari mobilitas sendi. Peradangan dari cartilage dapat juga menstimulasi pertumbuhan-pertumbuhan tulang baru (spurs, juga dirujuk sebagai osteophytes) yang terbentuk sekitar sendi-sendi. Osteoarthritis adakalanya dapat berkembang dalam banyak anggota dari keluarga yang sama, menyiratkan basis yang diturunkan (genetik) untuk kondisi ini.
Osteoarthritis sekunder disebabkan oleh penyakit atau kondisi lainnya. Kondisi-kondisi yang terjadi pada osteoarthritis sekunder termasuk kegemukan, trauma atau operasi yang berulangkali pada struktur-struktur sendi, sendi-sendi abnormal waktu dilahirkan (kelainan-kelainan congenital), gout, diabetes, dan penyakit-penyakit hormon lain.
Kegemukan menyebabkan osteoarthritis dengan meningkatkan tekanan mekanik pada cartilage. Setelah penuaan, kegemukan adalah faktor risiko yang paling kuat untuk osteoarthritis dari lutut-lutut. Perkembangan yang dini dari osteoarthritis dari lutut-lutut diantara atlet-atlet angkat besi dipercayai adalah sebagaian disebabkan oleh berat badan mereka yang tinggi. Tauma yang berulangkali pada jaringan-jaringan sendi (ligamen-ligamen, tulang-tulang, dan cartilage) dipercayai menjurus pada osteoarthritis dini dari lutut-lutut pada pemain-pemain bola. Dilihat dari studi-studi baru-baru ini telah tidak menemukan risiko osteoarthritis yang meningkat pada pelari-pelari jarak jauh.
Endapan-endapan kristal pada cartilage dapat menyebabkan degenerasi cartilage dan osteoarthritis. Kristal-kristal asam urat menyebabkan arthritis pada gout, sementara kristal-kristal calcium pyrophosphate menyebabkan arthritis pada pseudogout.
Beberapa orang-orang dilahirkan dengan sendi-sendi yang terbentuk abnormal (kelainan-kelainan congenital) yang rentan terhadap pemakaian/pengikisan mekanik, menyebabkan degenerasi dan kehilangan cartilage (tulang rawan) sendi yang dini. Osteoarthritis dari sendi-sendi pinggul umumnya dihubungkan pada kelainan-kelainan struktural dari sendi-sendi ini yang telah hadir sejak lahir.
Gangguan-gangguan hormon, seperti diabetes dan penyakit-penyakit hormon pertumbuhan, juga berhubungan dengan pengikisan cartilage yang dini dan osteoarthritis sekunder. 

Gejala-Gejala

Osteoarthritis adalah penyakit dari sendi-sendi. Tidak seperti  bentuk-bentuk lain dari arthritis yang merupakan penyakit sistemik, seperti rheumatoid arthritis dan systemic lupus, osteoarthritis tidak mempengaruhi organ-organ lain dari tubuh. Gejala paling umum dari osteoarthritis adalah nyeri pada sendi-sendi yang terpengaruh setelah penggunaan yang berulang. Nyeri sendi biasanya memburuk di ujung hari. Dapat terjadi pembengkakan, kehangatan, dan berkeretak dari sendi-sendi yang terpengaruh. Nyeri dan kekakuan dari sendi-sendi dapat juga terjadi setelah periode-periode yang panjang dari ketidakaktifan, contohnya, duduk dalam teater. Pada osteoarthritis yang parah, kehilangan bantal cartilage yang komplit menyebabkan gesekan antara tulang-tulang, menyebabkan nyeri saat istirahat atau nyeri dengan gerakan yang terbatas.
Gejala-gejala dari osteoarthritis bervariasi sangat besar bagi setiap pasien. Beberapa pasien dapat dilemahkan oleh gejala-gejala namun pada sisi lain, mungkin mempunyai sangat sedikit gejala kendati ada degenerasi yang dramatis dari sendi-sendi yang terlihat pada X-rays. Gejala juga dapat terjadi sebentar-sebentar. Tidak umum untuk pasien-pasien dengan osteoarthritis dari sendi-sendi jari tangan dan lutut-lutut untuk mempunyai interval-interval yang bebas nyeri bertahun-tahun antara gejala.
Osteoarthritis dari lutut seringkali dihubungkan dengan berat badan bagian atas yang berlebihan, dengan kegemukan, atau sejarah luka maupun operasi sendi yang berulangkali. Degenerasi cartilage dari sendi-sendi lutut yang progresif  menjurus pada kelainan bentuk (deformity) dan lengkungan keluar dari lutut-lutut yang dirujuk sebagai "bowlegged". Pasien dengan osteoarthritis dari sendi yang menahan berat (seperti lutut) dapat mengembangkan pincang. Pincang memburuk ketika lebih banyak cartilage degenerasi. Pada beberapa pasien, nyeri, pincang, dan disfungsi sendi mungkin tidak merespon obat-obat atau tindakan-tindakan konservatif lainnya. Oleh karennya, osteoarthritis yang parah dari lutut adalah penyebab paling umum untuk prosedur operasi penggantian lutut yang total di Amerika.
Osteoarthritis dari cervical spine atau lumbar spine menyebabkan nyeri di leher atau punggung bagian bawah. Bony spurs (spur-spur yang bertulang), disebut osteophytes, yang terbentuk sepanjang arthritic spine dapat mengiritasi syaraf-syaraf tulang belakang (spinal nerves), menyebabkan nyeri yang parah, kekebasan, dan kesemutan dari bagian-bagian tubuh yang terpengaruh.
Osteoarthritis menyebabkan pembentukan dari pembesaran-pembesaran keras dan bertulang dari sendi-sendi kecil jari-jari tangan. Pembesaran bertulang yang klasik dari sendi-sendi kecil pada ujung dari jari-jari tangan disebut Heberden's node, dinamakan menurut dokter Inggris yang sangat terkenal. Kelainan bentuk yang bertulang adalah akibat dari spur-spur bertulang dari osteoarthritis pada sendi itu. Tombol bertulang (node) umum lainnya terjadi pada sendi tengah dari jari-jari tangan pada banyak pasien dengan osteoarthritis dan disebut Bouchard's node. Dr. Bouchard adalah dokter Perancis yang terkenal yang juga mempelajari pasien-pasien arthritis pada akhir tahun-tahun 1800. Heberden's dan Bouchard's nodes mungkin tidak menyakitkan, namun mereka sering dihubungkan dengan pembatasan gerakan dari sendi. Penampakan karakteristik dari nodul-nodul jari tangan ini bermanfaat dalam mendiagnosa osteoarthritis. Osteoarthritis dari sendi pada dasar dari jempol kaki menjurus pembentukan bunion (pembengkakan ibu jari). Osteoarthritis dari jari-jari tangan dan jari-jari kaki mungkin mempunyai basis genetik dan dapat ditemukan dalam jumlah yang banyak dari  wanita dari beberapa keluarga.

Mendiagnosa

Tidak ada tes darah untuk diagnosis dari osteoarthritis. Tes-tes darah dilakukan untuk menyampingkan penyakit yang dapat menyebabkan osteoarthritis sekunder, serta untuk menyampingkan kondisi arthritis lain yang  meniru osteoarthritis.
X-rays dari sendi-sendi yang terpengaruh dapat menyarankan osteoarthritis. Penemuan-penemuan X-ray yang umum dari osteoarthritis termasuk kehilangan cartilage (tulang rawan) sendi, penyempitan dari ruang sendi antara tulang-tulang yang berdekatan, dan pembentukan bone spur (tulang spur). Pengujian X-ray sederhana dapat sangat bermanfaat untuk menyampingkan penyebab lain dari nyeri pada sendi serta membantu  membuat keputusan kapan intervensi operasi harus dipertimbangkan.
Arthrocentesis sering dilakukan di ruang praktek dokter. Selama arthrocentesis, jarum yang steril digunakan untuk mengeluarkan cairan sendi untuk analisa. Analisa cairan sendi bermanfaat dalam menyampingkan gout, infeksi, dan penyebab lain dari arthritis. Pengeluaran cairan sendi dan suntikan dari corticosteroids kedalam sendi-sendi selama arthrocentesis dapat membantu membebaskan nyeri, pembengkakan, dan peradangan.
Arthroscopy adalah teknik operasi dengan mana dokter memasukan tabung penglihat kedalam ruang sendi. Kelainan-kelainan dan kerusakan pada cartilage serta ligamen-ligamen dapat dideteksi dan adakalanya diperbaiki melalui arthroscope. Jika berhasil, pasien dapat sembuh dari operasi arthroscopic jauh lebih cepat daripada operasi sendi terbuka.
Akhirnya, analisa yang hati-hati dari lokasi, durasi, dan karakter dari gejala-gejala sendi dan penampakan dari sendi membantu dokter mendiagnosa osteoarthritis. Pembesaran bertulang dari sendi dari pembentukan spur adalah karakteristik dari osteoarthritis. Oleh karenanya, kehadiran dari Heberden's nodes, Bouchard's nodes, dan bunions (pembengkakan ibu jari) dari kaik-kaki dapat mengindikasikan pada dokter diagnosis dari osteoarthritis. 

Perawatan Untuk Osteoarthritis

Pengurangan berat badan dan menghindari aktivitas yang mengerahkan tekanan yang berlebihan pada cartilage sendi, tidak ada perawatan spesifik untuk menahan degenerasi cartilage atau untuk memperbaiki kerusakan cartilage pada osteoarthritis. Tujuan perawatan pada osteoarthritis adalah mengurangi nyeri dan peradangan sendi sambil memperbaiki dan memelihara fungsi sendi. Beberapa pasien dengan osteoarthritis mempunyai nyeri yang minimal atau tidak ada nyeri mungkin tidak memerlukan perawatan ataupun mendapat manfaat dari tindakan-tindakan konservatif seperti istirahat, latihan, pengontrolan diet dengan pengurangan berat badan, terapi fisik dan pekerjaan, dan alat-alat pendukung mekanik. Tindakan ini adalah penting ketika sendi-sendi besar yang menahan berat terlibat, seperti pinggul-pinggul atau lutut-lutut. Faktanya, bahkan pengurangan berat badan yang sedang dapat membantu mengurangi gejala-gejala osteoarthritis dari sendi-sendi besar, seperti lutut-lutut dan pinggul-pinggul. Obat-obat digunakan untuk melengkapi tindakan-tindakan fisik yang digambarkan diatas. Obat mungkin digunakan secara topikal (obat luar), diminum secara oral (mulut), atau disuntikan kedalam sendi-sendi untuk mengurangi peradangan dan nyeri sendi. Jika tindakan konservatif gagal untuk mengontrol nyeri dan memperbaiki fungsi sendi, operasi dapat dipertimbangkan.
Mengistirahatkan sendi yang luka, mengurangi tekanan pada sendi dan membebaskan nyeri dan bengkak. Pasien-pasien diminta untuk mengurangi intensitas dan/atau frekuensi dari aktivitas-aktivitas yang secara konsisten menyebabkan nyeri sendi.
Latihan biasanya tidak memperburuk osteoarthritis jika dilakukan pada tingkat yang tidak menyebabkan nyeri sendi. Latihan bermanfaat pada osteoarthritis dalam beberapa cara. Pertama, ia menguatkan dukungan otot sekitar sendi. Ia juga mencegah sendi dari "membeku" dan memperbaiki serta memelihara mobilitas sendi. Akhirnya, ia membantu pengurangan berat badan dan memajukan daya tahan. Mengaplikasikan panas lokal sebelum dan bungkusan-bungkusan dingin setelah latihan dapat membantu membebaskan nyeri dan peradangan. Berenang terutama cocok sekali untuk pasien-pasien dengan osteoarthritis karena ia mengizinkan pasien-pasien untuk latihan dengan tekanan benturan yang minimal pada sendi-sendi. Latihan-latihan populer lain termasuk jalan kaki, bersepeda stasioner, dan latihan beban ringan.
Ahli-ahli terapi fisik dapat menyediakan alat-alat pendukung, seperti splints (kayu untuk membadut tangan patah), tongkat-tongkat dari rotan, alat-alat pembantu berjalan, dan penyangga-penyangga atau penopang-penopang (braces). Alat-alat ini berguna dalam mengurangi tekanan pada sendi. Ahli-ahli terapi dapat menilai dari aktivitas-aktivitas harian dan menyaranlan alat tambahan yang mungkin membantu pasien pada saat bekerja atau di rumah. Finger splints can support individual joints of the fingers. Paraffin wax dips, warm water soaks, and nighttime cotton gloves can help ease hand symptoms. Spine symptoms can improve with a neck collar, lumbar corset, or a firm mattress, depending on what areas are involved.
Pada banyak pasien dengan osteoarthritis, pembebas nyeri yang ringan seperti aspirin dan acetaminophen (Tylenol) mungkin adalah perawatan yang mencukupi. Studi-studi telah menunjukan bahwa acetaminophen yang diberikan dalam dosis yang cukup seringkali menjadi sama efektifnya seperti meresepkan obat-obat anti peradangan dalam membebaskan nyeri pada osteoarthritis dari lutut-lutut. Karena acetaminophen mempunyai lebih sedikit efek sampingan pencernaan daripada NSAIDS, terutama diantara pasien tua, acetaminophen umumnya adalah obat awal yang lebih disukai yang diberikan pada pasien dengan osteoarthritis. Obat yang untuk mengendurkan otot dalam spasme mungkin diberikan sementara. Cream-cream ntuk membebaskan nyeri yang diaplikasikan pada kulit diatas sendi-sendi dapat menyediakan pembebasan dari nyeri arthritis yang minor. Contoh-contoh termasuk capsaicin (Arthricare, Zostrix), salycin (Aspercreme), methyl salicylate (Ben-Gay, Icy Hot), dan menthol (Flexall).
Perawatan-perawatan baru termasuk lotion anti peradangan, diclofenac (Voltaren Gel) dan diclofenac patch (Flector Patch), yang digunakan untuk pembebasan dari nyeri osteoarthritis.
Nonsteroidal antiinflammatory drugs (NSAIDs) adalah obat-obat yang digunakan untuk mengurangi nyeri dan peradangan pada sendi. Contoh-contoh dari NSAIDs termasuk aspirin (Ecotrin), ibuprofen (Motrin), nabumetone (Relafen), dan naproxen (Naprosyn). Adakalanya adalah mungkin untuk menggunakan NSAIDs untuk sementara dan kemudian menghentikan mereka untuk periode waktu tanpa gejala-gejala yang kambuh, dengan demikian mengurangi risiko efek sampingan.
Efek sampingan yang paling umum dari NSAIDs termasuk kesusahan pencernaan, seperti gangguan lambung, diare, borok-borok (ulcers) dan bahkan perdarahan. Risiko dari ini dan efek-efek sampingan lain meningkat pada orang tua. NSAIDs yang lebih baru yang disebut COX-2 inhibitors didesain mempunyai lebih sedikit keracunan pada lambung dan usus-usus besar. Karena gejala osteoarthritis bervariasi dan dapat menjadi sebentar-sebentar, obat-obat ini mungkin diberikan hanya ketika nyeri sendi terjadi atau sebelum aktivitas yang  mengakibatkan gejala-gejala.
Beberapa studi, namun tidak semuanya telah menyarankan bahwa perawatan alternatif dengan suplemen-suplemen makanan glucosamine dan chondroitin dapat membebaskan gejala-gejala nyeri dan kekakuan untuk beberapa orang-orang dengan osteoarthritis. Suplemen-suplemen ini tersedia di Apotek-apotek dan toko-toko makanan sehat tanpa resep, meskipun belum ada kepastian tentang kemurnian dari produk atau dosis dari ramuan aktif karena mereka tidak dimonitor oleh FDA. The National Institutes of Health sedang mempelajari glucosamine dan chondroitin dalam perawatan osteoarthritis. Penelitian awal mereka menunjukan hanya manfaat yang kecil (minor) dalam membebaskan nyeri untuk mereka dengan osteoarthritis yang paling parah. Studi lebih jauh, diharapkan akan menjernihkan banyak hal yang menyangkut pendosisan, keamanan, dan keefektifan dari produk-produk ini untuk osteoarthritis. Pasien-pasien yang memakai (meminum) obat pengencer darah harus hati-hati ketika memakai chondroitin karena ia dapat meningkatkan pengenceran darah dan menyebabkan perdarahan yang berlebihan. Suplemen-suplemen minyak ikan (Fish-oil) telah ditunjukan mempunyai beberapa sifat anti peradangan, dan meningkatkan pemasukan diet ikan dan/atau meminum kapsul minyak ikan (kapsul omega-3) dapat  mengurangi peradangan dari arthritis.
Sementara cortisone oral umumnya tidak digunakan dalam merawat osteoarthritis, ketika disuntikan secara langsung kedalam sendi yang meradang, secara cepat dapat mengurangi nyeri dan memulihkan fungsi. Karena suntikan cortisone yang berulangkali dapat membahayakan jaringan dan tulang, mereka dicadangkan untuk pasien dengan gejala-gejala yang lebih jelas.
Untuk nyeri yang gigih dari osteoarthritis lutut yang parah  tidak merespon pada pengurangan berat badan, latihan, atau obat-obat, rangkaian suntikan-suntikan dari hyaluronic acid (Synvisc, Hyalgan) kedalam sendi dapat adakalanya berguna, terutama jika operasi tidak sedang dipertimbangkan. Produk ini tampaknya bekerja untuk sementara waktu memulihkan kekentalan dari cairan sendi, mengizinkan pelumasan sendi dan kemampuan benturan yang lebih baik, dan mungkin dengan mempengaruhui secara langsung penerima (receptors) nyeri.
Operasi umumnya dicadangkan untuk pasien dengan osteoarthritis  terutama parah dan tidak merespon pada perawatan konservatif. Arthroscopy, didiskusikan diatas, dapat bermanfaat ketika robekan-robekan cartilage dicurigai. Osteotomy adalah prosedur pengeluaran tulang yang dapat membantu meluruskan kembali beberapa dari keadaan cacat (deformity) pada pasien yang dipilih, umumnya mereka dengan penyakit lutut. Pada beberapa kasus, sendi yang merosot (degenerasi) dengan parah paling baik dirawat dengan fusion (arthrodesis) atau penggantian dengan sendi tiruan (arthroplasty). Penggantian total pinggul dan total lutut sekarang secara umum dilakukan di rumah sakit-rumah sakit masyarakat di seluruh Amerika. Ini dapat membawa pembebasan nyeri dan fungsi yang lebih baik yang dramatis. 

Pencegahan Osteoarthritis

Langkah-langkah ideal pada diagnosis yang tepat dan rencana perawatan jangka panjang yang optimal. Sementara banyak langkah-langkah didiskusikan disini, rencana harus disesuaikan untuk setiap orang yang dipengaruhi oleh osteoarthritis, tergantung pada sendi yang terpengaruh dan keparahan dari gejala.
Pendapat mengenai penyebab atau tipe dari arthritis biasanya dapat diperoleh secara cukup dengan berkonsultasi dengan dokter umum keluarga. Adalah seringkali tidak perlu untuk mencari spesialis arthritis (rheumatologist), untuk tujuan ini. Bagaimanapun , jika diagnosis atau rencana perawatan tidak jelas, rheumatologist mungkin dikonsultasikan.
Ketika saya menentukan bahwa pasien memunyai pembentukan nodul yang klasik dari osteoarthritis (Heberden's node), saya mungkin membuat diagnosis semata-mata berdasarkan pada pemeriksaan, tanpa keperluan untuk segala tes-tes tambahan, seperti pengujian darah atau X-ray. Adakalanya, pengujian dapat bermanfaat untuk mengerti lebih baik derajat dan karakter dari osteoarthritis yang mempengaruhi sendi tertentu. Ia dapat juga bermanfaat untuk memonitor dan untuk menyampingkan kondisi-kondisi lain.
Perawatan mungkin tidak diperlukan untuk osteoarthritis tangan dengan gejala yang minimal atau tidak ada gejala. Ketika gejala menyusahkan dan bertahan, perawatan  termasuk obat-obat nyeri dan antiperadangan, dengan atau tanpa suplemen-suplemen makanan, seperti glucosamine dan/atau chondroitin. Lebih jauh, aplikasi-aplikasi panas/dingin dan cream-cream nyeri topikal dapat bermanfaat.
Sebagai langkah pertama, saya merekomendasikan bahwa pasien-pasien maju terus dan mencoba suplemen-suplemen makanan bebas resep, glucosamine dan chondroitin. Setiap dari suplemen ini ditunjukan oleh beberapa studi membebaskan nyeri dan kekakuan dari beberapa (namun tidak semua) pasien dengan osteoarthritis. Suplemen ini tersedia di apotek-apotek dan toko-toko makanan sehat tanpa resep. Jika pasien tidak mendapat manfaat setelah percobaan dua sampai tiga bulan, boleh menghentikan suplemen-suplemen ini.
Untuk tipe yang lain dari suplementasi makanan, harus dicatat bahwa minyak ikan telah ditunjukan mempunyai beberapa sifat antiperadangan. Lebih dari itu, meningkatkan pemasukan diet ikan dan/atau kapsul minyak ikan (kapsul omega-3) dapat adakalanya mengurangi peradangan dari arthritis.
Kegemukan telah lama diketahui menjadi faktor risiko untuk osteoarthritis dari lutut. Pengurangan berat badan untuk pasien dengan tanda awal dari osteoarthritis tangan yang kelebihan berat badan, karena mereka berisiko untuk juga mengembangkan osteoarthritis dari lutut mereka. Makanan yang dihindari termasuk yang memajukan penambahan berat badan. Seperti digambarkan diatas, bahkan pengurangan berat badan yang sedang dapat bermanfaat.
Obat-obat nyeri yang tersedia tanpa resep, seperti acetaminophen (Tylenol), dapat sangat bermanfaat dalam membebaskan gejala-gejala nyeri dari osteoarthritis yang ringan, dan saya merekomendasikan ini sebagai perawatan obat garis pertama. Studi telah menunjukan bahwa acetaminophen, diberikan dalam dosis yang cukup, dapat seringkali menjadi sama efektifnya seperti obat antiperadangan yang diresepkan dalam membebaskan nyeri pada osteoarthritis dari lutut. Karena acetaminophen mempunyai lebih sedikit efek sampingan pencernaan daripada obat antiperadangan nonsteroid atau nonsteroidal antiinflammatory drugs (NSAIDS),terutama pada pasien-pasien yang agak tua, acetaminophen umumnya adalah obat awal yang lebih disukai yang diberikan pada pasien dengan osteoarthritis. Jika gejala bertahan, maka saya merekomendasikan percobaan-percobaan dari obat-obat antiperadangan yang bebas resep seperti ibuprofen (Advil, Motrin IB, Nuprin), ketoprofen (Orudis), dan naproxen (Aleve). Banyak pasien-pasien melakukannya dengan baik ketika mereka mengambil obat ini bersama dengan suplemen-suplemen glucosamine dan chondroitin mereka.
Beberapa pasien mendapat hasil yang signifikan dari gejala nyeri dengan mencelupkan tangan mereka kedalam celupan lilin (paraffin) yang panas di pagi hari. Lilin yang panas seringkali dapat diperoleh di apotek-apotek lokal atau toko-toko penyuplai medis. Ia dapat disiapkan dalam Crock-Pot dan digunakan kembali setelah ia mengeras sebagai penutup yang hangat diatas tangan dengan mengelupas dan menggantikannya kedalam lilin yang mencair. Rendaman air hangat dan sarung tangan cotton waktu malam (mempertahankan tangan hangat selama tidur) dapat juga membantu memudahkan gejala tangan. Melakukan batasan yang lembut dari latihan-latihan gerakan secara teratur dapat membantu mengabadikan fungsi dari sendi. Latihan-latihan ini paling mudah dilakukan setelah penghangatan tangan di pagi hari.
Cream-cream pembebas nyeri  diaplikasikan pada kulit diatas sendi dapat menyediakan pembebasan dari nyeri arthritis yang minor di siang hari. Contoh-contoh termasuk capsaicin (Arthricare, Zostrix), salycin (Aspercreme), methyl salicylate (Ben-Gay, Icy Hot), dan menthol (Flexall). Untuk pembebasan tambahan dari gejala-gejala yang ringan, aplikasi es lokal dapat adakalanya bermanfaat, terutama menuju akhir dari hari. Ahli-ahli terapi pekerjaan dapat menilai aktivitas-aktivitas harian dan menentukan teknik-teknik tambahan yang mana yang mungkin membantu pasien-pasien di tempat kerja atau dirumah.
Akhirnya, ketika gejala-gejala arthritis bertahan, adalah terbaik untuk mencari nasehat dokter yang dapat menuntun secara benar pengendalian yang optimal untuk setiap individu pasien. Banyak obat-obat lain yang diresepkan tersedia untuk perawatan osteoarthritis untuk pasien dengan gejala-gejala yang kronis dan menjengkelkan. Dan jika anda khawatir bahwa osteoarthritis dapat dihubungkan dengan luka pada organ-organ dalam, jangan begitu. Penyakit ini tidak menyebabkan kerusakan organ dalam atau kelainan-kelainan tes darah.
Sebagai tambahan pada langkah yang digambarkan diatas, anda harus menaruh perhatian pada persoalan-persoalan sendi ditempat lain dalam tubuh anda jika anda mengembangkan tanda-tanda dan gejala-gejala awal dari osteoarthritis dari tangan. 

Pengobatan Osteoarthritis

Di masa depan, obat-obat mungkin tersedia yang melindungi cartilage (tulang rawan) dari konsekuensi yang memperburuk dari osteoarthritis.
Inovasi operasi telah menjurus pada teknik untuk perbaikan dari pecahan yang terisolasi dari cartilage (fissures) lutut. Pada prosedur ini, cartilage sebenarnya ditumbuhkan di labor, kemudian disisipkan kedalam area fissure dan disegel dengan "patch" dari tulang pasien sendiri yang menutupi jaringan. Sementara ini adalah bukan prosedur untuk kerusakan cartilage dari osteoarthritis, ia membuka pintu untuk penelitian cartilage masa depan. Ini dan area-area perkembangan lainnya memegang janji untuk pendekatan-pendekatan baru pada persoalan lama.
Penyelidik-penyelidik pada the National Institutes of Health sekarang ini sedang melihat kedalam apakah memakai atau tidak memakai glucosamine atau chondroitin dapat sebenarnya memperbaiki atau melindungi kualitas dari cartilage pada sendi-sendi yang dipengaruhi oleh osteoarthritis.
Ilmuwan-ilmuwan peneliti telah menemukan bahwa doxycycline, obat tetracycline, telah ditunjukan memperlambat kemajuan dari degenerasi cartilage pada lutut dari pasien dengan osteoarthritis. Lebih banyak studi diperlukan untuk menentukan kepentingan (signifikan) dari pekerjaan dini namun menarik ini.