Wikipedia
Sabtu, 26 Desember 2009
Flu Babi, Apakah Berbahaya Bagi Kehamilan?
Dengan merebaknya penyakit flu babi ke berbagai negara, tak urung membuat kita cemas. Apakah Ibu hamil jika terpapar virus flu babi H1N1 dapat membahayakan nyawanya sekaligus janin dalam kandungannya?
Seperti halnya flu biasa, flu babi juga menular melalui kontak langsung: air liur, batuk dan bersin.kita juga bisa terinfeksi karena menyentuh benda yang telah tersentuh penderita. Gejala flu babi hampir sama dengan gejala flu biasa yakni demam, lesu, batuk. Gejala lain adalah banyak ingus dari hidung, radang tenggorokan, mual, muntah dan diare. Jika sudah tahap kritis disertai sesak nafas yang bisa berakibat gagal nafas dan meninggal.
Berita baiknya, bahwa wanita hamil tidak perlu merasa khawatir dengan meningkatnya resiko terkena flu meksiko (babi) atau jenis flu lainnya. Dalam hal resiko terhadap bayi, ancaman terbesar dari sakit flu adalah jika terjadi demam yang tinggi pada ibu hamil. Suhu tubuh yang terlalu tinggi dan terus menerus bisa mengakibatkan keguguran. Jika terkena flu yang pertama harus dilakukan adalah mengontrol demam. Dokter akan meresepkan obat parasetamol (acetaminofen atau tylenol) untuk pereda demam. Selanjutnya ibu hamil harus memperhatikan asupan asam folat hingga 1000 mcg per hari. Penelitian oleh National Center of Birth Defect and Developmental Disabilities di Inggris membuktikan bahwa asupan folat yang cukup selama hamil mampu menurunkan resiko cacat bayi lahir.
Ada dua jenis obat yang dipandang cukup ampuh untuk mengatasi flu babi yaitu Tamiflu dan Relenza, meskipun FDA sendiri mengakui obat-obatan ini masih dalam kategori C, artinya belum ada penelitian apakah aman bagi wanita hamil.
Sumber: Majalah 9 Months Edisi Juni 2009.
Puasa dan Bau Mulut
Saat kita sedang berpuasa wajar jika mulut kita bau. Pada saat berpuasa produksi air liur (saliva) berkurang sehingga rongga mulut menjadi kering, akibatnya mulut menjadi bau atau istilah kerennya Halitosis. Berkurangnya aktivitas mengunyah saat bepuasa menyebabkan produksi air ludah kurang maka sisa makanan di dalam mulut membusuk dan membentuk gas sulfur yang menyebabkan bau mulut. Selain itu saat tubuh tidak menerima asupan makanan, tubuh mulai menguraikan cadangan lemak, dan protein yang juga bisa meyebabkan bau mulut. Jadi singkatnya, bau mulut pada orang yang berpuasa itu wajar dan normal, karena metabolise tubuh kita berjalan seperti tersebut di atas. So tidak perlu malu, di Surga nanti bau mulut kita akan seharum bunga Kesturi (saya sendiri belum pernah lihat bunga kesturi kaya apa he..he..he..). Selamat Ibadah Puasa.
Tags: bau mulut, puasa
Farmasi Pada Masa Kejayaan Islam
Farmasi pada masa kejayaan Islam (sekitar abad ke-8 hingga ke-13 M) berkembang pesat dan menjadi salah satu fondasi penting ilmu farmasi modern. Peradaban Islam saat itu tidak hanya menerjemahkan pengetahuan Yunani dan Romawi, tetapi juga mengembangkan ilmu farmasi secara praktis dan teoritis. Berikut adalah ringkasan pentingnya:
π Perkembangan Farmasi pada Masa Kejayaan Islam
π️ 1. Asal Usul dan Lembaga
-
Munculnya apotek pertama di dunia sekitar tahun 754 M di Baghdad pada masa Khalifah Al-Mansur (Dinasti Abbasiyah).
-
Farmasi mulai dipisahkan dari kedokteran sebagai profesi tersendiri.
-
Pemerintah mengawasi pembuatan dan distribusi obat agar sesuai standar dan aman.
π 2. Tokoh-Tokoh Farmasi Islam
π§ a. Al-Razi (Rhazes)
-
Menulis “Al-Hawi”, ensiklopedia medis dan farmasi yang sangat berpengaruh.
-
Membedakan antara obat farmakologis dan kimiawi.
-
Gunakan alkohol dalam persiapan obat.
π§ͺ b. Ibn Sina (Avicenna)
-
Karya terkenal: "Al-Qanun fi al-Tibb" (The Canon of Medicine).
-
Menjelaskan lebih dari 760 jenis obat, termasuk efek dan dosisnya.
-
Menekankan pentingnya eksperimen dan observasi klinis.
πΏ c. Al-Biruni
-
Menulis "Kitab al-Saydalah" (Buku Farmasi).
-
Mendeskripsikan obat-obatan, cara membuat, dan sifat-sifat farmakologinya.
π¬ d. Ibn al-Baitar
-
Ahli botani dan farmakolog Andalusia.
-
Menulis “Al-Jami' li-Mufradat al-Adwiya wa al-Aghdhiya”, berisi lebih dari 1.400 obat dari tanaman, hewan, dan mineral.
⚗️ 3. Inovasi dan Kontribusi
-
Teknik destilasi, kristalisasi, sublimasi, filtrasi, dan ekstraksi mulai dipakai dalam pembuatan obat.
-
Pembuatan sediaan seperti:
-
Pil (aqrΔαΉ£)
-
Sirup (sharΔb)
-
Salep (marham)
-
Bubuk (ghubar)
-
-
Standarisasi dan uji kualitas obat dilakukan secara ilmiah.
π 4. Dampaknya ke Dunia Barat
-
Ilmu farmasi Islam diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan menjadi rujukan utama di Eropa selama berabad-abad.
-
Apotek dan profesi apoteker di Eropa banyak meniru sistem dari dunia Islam.
π Kesimpulan
Farmasi dalam Islam klasik bukan hanya praktik penyembuhan, tapi sudah menjadi ilmu pengetahuan sistematis, dengan dokumentasi, metode ilmiah, dan pengawasan kualitas. Warisan farmasi Islam menjadi landasan penting bagi farmasi modern
kimia organik
atau arti lainnya) tentang persenyawaan kimiawi yang bergugus karbon dan hidrogen, yang dapat juga terdiri atas beberapa elemen lain, termasuk nitrogen, oksigen, unsur halogen, seperti fosfor, silikon dan belerang.Definisi asli dari kimia "organik" berasal dari kesalahan persepsi atas campuran organik yang selalu dihubungkan dengan kehidupan. Tidak semua senyawa organik mendukung kehidupan di bumi sepenuhnya, tetapi kehidupan seperti yang telah kita ketahui bergantung pula pada sebagian besar kimia anorganik; sebagai contoh: beberapa enzim bergantung pada logam transisi, seperti besi dan tembaga; dan senyawa bahan seperti cangkang/kulit, gigi dan tulang terdiri atas sebagian bahan organik,sebagian lain anorganik. Terlepas dari bahan dasar karbon, kimia anorganik hanya menguraikan senyawa karbon sederhana, dengan struktur molekul yang tidak mengandung karbon menjadi rantai karbon (seperti dioksida, asam, karbonat, karbida, dan mineral). Hal ini tidak berarti bahwa senyawa karbon tunggal tidak ada (yaitu: metana dan turunan sederhana). Biokimia sebagian besar menguraikan kimia protein (dan biomolekul lebih besar).Karena sifat yang spesifik, senyawa berantai karbon banyak menampilkan keanekaragaman senyawa organik yang ekstrim dan penerapan yang sangat luas. Senyawa-senyawa tersebut merupakan dasar atau unsur pokok beberapa produk (cat, plastik, makanan, bahan peledak, obat-obatan, petrokimia, beberapa nama lainnya) dan (terlepas dari beberapa pengecualian) bentuk senyawa merupakan dasar dari proses hidup. Perbedaan bentuk dan reaktivitas molekul kimia menetapkan beberapa fungsi yang mengherankan, seperti katalis enzim dalam reaksi biokimia yang mendukung sistem kehidupan. Pembiakan otomatis alamiah dalam kimia organik dalam kehidupan seluruhnya. Kecenderungan dalam kimia organik termasuk sintesis kiral, kimia hijau, kimia gelombang mikro,fullerene(karbon alotropis) dan spektroskopi gelombang mikro.